PNPM Urgensitasnya Bagi Masyarakat

PNPM

Urgensitasnya Bagi Masyarakat

Oleh :

Nani Kusumawati

NIM : 090055798

Dalam Rangka Tugas Mata Kuliah Ekonomi Makro

  1. Pendahuluan

Bagi masyarakat baik desa maupun kota sudah lama mengenal PNPM yang secara lugas dan sederhana tidak lain berupa kucuran dana dari pihak pemerintah pusat  kepada  masyarakat desa maupun masyarakat perkotaan  dimana dana tersebut harus digunakan sesuai aturan.

  1. Masalah

Berkait dengan pembahasan PNPM ini masalah yang akan dibahas:

  1. Bentuk bantuan yang digulirkan
  2. Urgensinya bagi penerima
  1. Pembahasan

Pembahasan berkaitan dengan PNPM disini dibatasi dimaksudkan  sebagai PNPM Mandiri

  1. 1.      Pengertian dan Tujuan PNPM Mandiri

PNPM Mandiri adalah program nasional penanggulangan kemiskinan terutama yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Pengertian yang terkandung mengenai PNPM Mandiri adalah :

a)      PNPM Madiri adalah program nasional dalam wujud kerangka kebijakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. PNPM Mandiri dilaksanakan melalui harmonisasi dan pengembangan sistem serta mekanisme dan prosedur program, penyediaan pendampingan dan pendanaan stimulan untuk mendorong prakarsa dan inovasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang berkelanjutan.

b)      Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat, baik secara individu maupun berkelompok, dalam memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian dan kesejahteraannya. Pemberdayaan masyarakat memerlukan keterlibatan yang besar dari perangkat pemerintah daerah serta berbagai pihak untuk memberikan kesempatan dan menjamin keberlanjutan berbagai hasil yang dicapai.

Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan Program PNPM Mandiri ini adalah :

Tujuan Umum

    • Meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin secara mandiri.

Tujuan Khusus

o    Meningkatnya partisipasi seluruh masyarakat, termasuk masyarakat miskin, kelompok perempuan, komunitas adat terpencil dan kelompok masyarakat lainnya yang rentan dan sering terpinggirkan ke dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan.

o    Meningkatnya kapasitas kelembagaan masyarakat yang mengakar, representatif dan akuntabel.

o    Meningkatnya kapasitas pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama masyarakat miskin melalui kebijakan, program dan penganggaran yang berpihak pada masyarakat miskin (pro-poor)

o    Meningkatnya sinergi masyarakat, pemerintah daerah, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat dan kelompok perduli lainnya untuk mengefektifkan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan.

o    Meningkatnya keberadaan dan kemandirian masyarakat serta kapasitas pemerintah daerah dan kelompok perduli setempat dalam menanggulangi kemiskinan di wilayahnya.

o    Meningkatnya modal sosial masyarakat yang berkembang sesuai dengan potensi sosial dan budaya serta untuk melestarikan kearifan lokal.

o    Meningkatnya inovasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna, informasi dan komunikasi dalam pemberdayaan masyarakat.

2.        Pendekatan Program PNPM-MANDIRI

Pendekatan atau upaya-upaya rasional dalam mencapai tujuan program dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan program adalah pembangunan yang berbasis masyarakat dengan :

  • Menggunakan kecamatan sebagai lokus program untuk mengharmonisasikan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian program.
  • Memposisikan masyarakat sebagai penentu/pengambil kebijakan dan pelaku utama pembangunan pada tingkat lokal.
  • Mengutamakan nilai-nilai universal dan budaya lokal dalam proses pembangunan partisipatif.
  • Menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan karakteristik sosial, budaya dan geografis.
  • Melalui proses pemberdayaan yang terdiri dari atas pembelajaran, kemandirian dan keberlanjutan.

3.     Komponen Program dalam PNPM-MANDIRI

Rangkaian proses pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui komponen program sebagai berikut :

  • Pengembangan Masyarakat.

Komponen Pengembangan Masyarakat mencakup serangkaian kegiatan untuk membangun kesadaran kritis dan kemandirian masyarakat yang terdiri dari pemetaan potensi, masalah dan kebutuhan masyarakat, perencanaan partisipatif, pengorganisasian, pemanfaatan sumberdaya, pemantauan dan pemeliharaan hasil-hasil yang telah dicapai.

Untuk mendukung rangkaian kegiatan tersebut, disediakan dana pendukung kegiatan pembelajaran masyarakat, pengembangan relawan dan operasional pendampingan masyarakat; dan fasilitator, pengembangan kapasitas, mediasi dan advokasi. Peran fasilitator terutama pada saat awal pemberdayaan, sedangkan relawan masyarakat adalah yang utama sebagai motor penggerak masyarakat di wilayahnya.

  • Bantuan Langsung Masyarakat

Komponen Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) adalah dana stimulan keswadayaan yang diberikan kepada kelompok masyarakat untuk membiayai sebagian kegiatan yang direncanakan oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan terutama masyarakat miskin.

  • Peningkatan Kapasitas Pemerintahan dan Pelaku Lokal

Komponen Peningkatan Kapasitas Pemerintah dan Pelaku Lokal adalah serangkaian kegiatan yang meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dan pelaku lokal/kelompok perduli lainnya agar mampu menciptakan kondisi yang kondusif dan sinergi yang positif bagi masyarakat terutama kelompok miskin dalam menyelenggarakan hidupnya secara layak. Kegiatan terkait dalam komponen ini diantaranya seminar, pelatihan, lokakarya, kunjungan lapangan yang dilakukan secara selektif dan sebagainya.

  • Bantuan Pengelolaan dan Pengembangan Program

Komponen ini meliputi kegiatan-kegiatan untuk mendukung pemerintah dan berbagai kelompok peduli lainnya dalam pengelolaan kegiatan seperti penyediaan konsultan manajemen, pengendalian mutu, evaluasi dan pengembangan program.

  1. 4.      Konseptualisasi

Konseptualisasi dalam PNPM  Mandiri bisa dijelaskan dibawah ini :

  1. ARAH KONSOLIDASI

  1. JARINGAN KELEMBAGAAN MASYARAKAT

  1. RANCANGAN MEKANISME PELAKSANAAN PNPM MANDIRI

Rancangan mekanisme pelaksanan  untuk kurun waktu 2009 sd 2015

  1. PENGUATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASKA 3 KLASTER PENANGGULANGAN KEMISKINAN

  IV.            IMPLEMENTASI DILAPANGAN

Beberapa  data  pelaksanan PNPM dilapangan disajikan  antara lain berikut ini  diambilkan dari data daerah desa Sumberadi kecamatan Kebumen :

  1. Pembangunan batu miring
  2. Posyandu
  3. Semenisasi jalan setapak
  4. Pavingisasi jalan setapak dan jalan desa
  5. Pembangunan gorong-gorong
  6. Kredit bergulir untuk perempuan
  7. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
  8. Pemeriksaan ibu hamil
  9. Sewa mobil siaga ke bidan
  10. Sewa mobil siaga ke rumah sakit untuk warga tidak mampu
  11. Pembelian bantuan seragam SD untuk siswa tidak mapu
  12. Bantuan transport untuk siswa SMP
  13. Bantuan untuk gapoktan pengadaan mesin penyedot air untuk sawah

V.            KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Program PNPM dengan  melihat program yang dirasakan langsung oleh masyarakat masih sangat dibutuhkan dan betul-betul  bermanfaat dalam rangka pemberdayaan masyarakat

SARAN

PNPM masih bisa dijalankan terus.

Karena program ini berkaitan dengan dana yang berupa uang maka cenderung rawan terhadap penyelewengan,maka perlu pengawasan ketat dan sangsi yang seimbang seperti pencabutan dana tahun depannya,sanksi moral

Pada program kredit untuk perempuan maupun KUR kendala yang muncul biasanya pengembalian yang seret.Untuk ini perlu antisipasi dari awal

Sumber :                1. WWW.PNPM-mandiri.org

2.Arsip Desa Sumberadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s